Kejujuran dan Keberanian diantara Pihak Mahasiswa dan Universitas

2 8 M a y 0 8

Ketidakcocokan antara pihak mahasiswa dan universitas acap kali sering menjadi kendala didalam kehidupan perkuliahan. Hal ini umumnya disebabkan ketakutan bahkan ancaman yang diterima atapun diberikan baik dalam pihak mahasiswa ataupun universitas. Kebisuan atau ketidakingintahuan dalam masalah yang ada serta ditutup-tutupi menjadi pilihan utama yang dipilih. Hal ini sangat terlihat jelas bahwa sifat kejujuran dan keberanian diantara kedua pihak amatlah minim.

Tindakan akan kejujuran dan keberanian amat besar kemungkinannya untuk dihindari dalam menyelesaikan suatu masalah antara kedua belah pihak tersebut. Selain itu, keuntungan ataupun kerugian umumnya menjadi kunci utama sebagai senjata masing-masing pihak.

Mengutarakan aspirasi pada umumnya dilakukan oleh mahasiswa kepada pihak universitas acap kali jarang didengarkan. Bahkan, sarana untuk memfasilitasi aspirasi akan ketidaknyamanan dalam perkuliahan pun sangatlah minim ditemukan di universitas. Oleh karena itu, demonstrasi merupakan salah satu cara yang dipilih oleh para mahasiswa untuk mengutarakan aspirasinya. Namun, adakalanya demonstrasi pun dihiraukan oleh pihak universitas.

Disamping itu, kebijaksanaan dan kesepakatan yang menjunjung tinggi asas kejujuran dan keberanian akan mana yang benar dan mana yang salah sering kali dilupakan. Untuk itu, sebagai mahasiswa yang merupakan anak bangsa harus berani mengutarakan kebenaran. Disamping itu, pihak universitas pun diharapkan mau mendengarkan aspirasi dari mahasiswa ataupun pihak yang tertindas, paling tidak ada dosen yang dapat menerima hal ini.

Saya berharap, sifat kejujuran dan keberanian diantara kedua belah pihak ditanamkan dengan keras apalagi pada diri masing-masing agar semakin berkurangnya pihak yang menindas dan tertintas.

Leave a Comment


This will not be published